Mobile Class; Inovasi Baru PPTQ al-Imam Ashim

Mobile Class

Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) al-Imam Ashim terus bergerak maju dan melakukan berbagai inovasi. Sebelumnya al-Imam Ashim sukses melauncing gerakan jumat bersedekah. Kali ini PPTQ al-Imam Ashim melauncing satu program terbaru namanya Mobile Class. Mobile Class ini bisa jadi merupakan pertama dan diharapkan menjadi percontohan dimasa datang.

Lalu seperti apa program ini? Penasehat PPTQ al-Imam Ashim yang sekaligus menjadi penggagas program ini Dr. Kadir Ahmad menuturkan bahwa mobile class adalah kelas yang berjalan. Maksudnya santri yang selama ini menyetorkan hafalannya di PPTQ al-Imam Ashim, maka dengan program ini mereka secara bergilir setiap bulan menyetorkan hafalannya tempat lain, yang disepakati. Salah satu tempat untuk  itu adalah masjid Adawiah kompleks perumahan dosen UMI di Jalan Racing Centre.

“Jadi kita menyiapkan Masjid Adawiah sebagai tempat santri menyetorkan hafalannya dan disana juga sudah putuskan bersama siapa yang menjadi penanggung jawab program,” urainya.

Program yang dilauncing 14 Jumadil Akhir lalu oleh pembina Yayasan Masjid Adawiah, Prof. Dr Mansur Ramli diharapkan mendekatkan penghapal al-Quran dengan masyarakat. Apalagi menurut Kadir Ahmad selama ini banyak masyarakat yang sama sekali buta tentang penghapalan al-Quran.

“Jadi mobile class ini bertujuan agar supaya tradisi menghafal al-Qur’an bisa diperkenalkan kepada masyarakat luas karena kadang ada masyarakat memiliki anak dan orangtuanya menginginkan anaknya menjadi hafidz al-Qur’an tapi mereka tidak paham cara-cara menghafal. Jadi kalau program tahfidz ada ditempatnya masing-masing mereka lebih mudah memahami cara menghafal.” urainya lagi.

Bukan hanya itu, Kadir Ahmad juga berharap hadirnya program ini di Masjid Adawiah bisa menjadikan suasana kompleks lebih islami, apalagi setiap saat ada anak santri PPTQ al-Imam Ashim membaca dan menghapalkan al-Quran.

“Jadi kita harapkan ini memberikan suasana baru. Dan Insya Allah program ini kita harapkan menjadi wadah pembinaan bagi anak-anak di kompleks untuk lebih mencintai al-Quran.” Tambah Kadir Ahmad yang juga ketua takmir Masjid Adawiah.

Poto memantau kondisi kamar santri

Hal yang sama juga dikemukakan pengasuh PPTQ al-Imam Ashim, Alhafidz KH. Syam Amir Yunus, menurutnya dengan adanya program ini bisa memberikan nuansa baru bagi santri di PPTQ al-Imam Ashim dan sekaligus menjadi wadah refresing bagi santri setelah mereka berada di pondok beberapa pekan.

Insya Allah program ini akan kita pertahankan dan kita akan lalukan monitoring dan evaluasi agar program ini memberikan kontribusi bagi santri maupun bagi warga yang ada di lingkungan sekitar masjd Adawiah,

al-Hafizh KH. Syam Amir Yunus Pimpinan PPTQ al-Imam Ashim

Adapun kepanitian inti dalam program ini. Penanggung Jawab Program Mobile Class
Penasehat: Prof Mansyur Ramli. Dr Kadir Ahmad/ al-Hafizh H. Syam Amir Yunus, SQ
Pelaksana:
Koordinator: al-Hafizh Sadli Mustafa, M.Pd.
Wakil 1: al-Hafizh Fardiansyah
wakil 2: a-l Hafizh shalahuddin Nur
Pembina / Musyrif (Bergilir)

Komentar
Loading...