Berinteraksi dengan al-Quran melalui 10 T

Ada banyak cara dan metode berinteraksi dengan al-Quran. Interaksi dengan al-Quran sendiri dimaknai dengan upaya menyibukkan diri dengan, bersama al-Quran.

Berikut metode berinteraksi dengan al-Quran melalui 10 T:

Pertama, Tilawah al-Quran: yaitu kegiatan membaca al-Quran secara umum.

Kedua, Tartil al-Quran: yaitu membaca al-Quran dengan tempo yg tidak terlalu lambat atau tidak terlalu cepat sehingga huruf hurufnya jelas. Tingkatan Tartil ada tiga yaitu lambat (Tahqiq) untuk pengajaran kepada pemula atau ketiga melagukan bacaan al-Quran melalui maqamat (tangga lagu) yg tujuh yg masyhur, yaitu Bayati, Hijaz, Nahawand, Rast, Shaba, Sikah dan Jeharkah. Sedang (Tadwir) untuk imam salat atau muraja’ah sendiri dan cepat (Hadr) untuk salat tarawih atau sima’an al-Quran.

Ketiga,Tahsin: yaitu membaguskan bacaan dengan memperhatikan kefasihan, ketepatan mengucapkan huruf-huruf al-Quran sesuai dengan tempat keluarnya huruf, sifat huruf, karakeristiknya, panjang dan pendeknya mad yg terukur, ketebalan dan ketipisan pengucapan huruf dan mengetahui waqf dan Ibtida’, mengetahui bacaan yg gharib dengan memperhatikan etika membaca al-Quran.

Keempat, Tajwid: yaitu mengetahui teori ilmu Tajwid sebagaimana apa yg ada pada kitab al-Jazariyyah, Tuhfatul Athfal dll.

Kelima, Tahfizh: yaitu menghafal al-Quran baik seluruh al-Quran atau surah surah tertentu saja.
Keenam, Terjemah: yaitu proses untuk mengetahui arti setiap ayat melalui arti setiap kalimat sehingga tergambarkan maksud satu ayat.

Ketujuh, Tafsir: yaitu mengetahui maksud dari kandungan satu ayat baik secara global atau secara rinci.

Kedelapan, Ta’wil: yaitu mengetahui arti yg rersirat dari satu ayat melalui penalaran yang lebih dalam lagi dari arti yg lahir.

Kesembilan, Tadabbur: yaitu menghayati kandungan setiap ayat dan menghadapkannya dengan problematika kehidupan yang nyata. Apa pelajaran (unsur hida’i) yg bisa dipetik dari satu ayat.

Kesepuluh, Ta’lim dan Tafhim: yaitu mengajarkan ilmu yg telah di dapat kepada orang lain sehingga mereka memahaminya.

Al-Quran adalah anugerah yg demikian besar untuk umat manusia dan kemanusiaan. Agar al-Quran memasyarakat dan nilai nilainya bisa tersebar, maka langkah langkah diatas adalah cara bersyukur kepada Allah atas anugerahnya yg demikian besar. Allah sangat senang jika pesan pesannya diperhatikan dan dimasyarakatkan. Keberkahan akan melimpah kepada para penggiat al-Quran. Semoga

Komentar
Loading...