Arsip Kategori: Akademik

Wetonan (Mangaji Tudang) di PPTQ al-Imam Ashim

Selain hapalan dan pengetahuan terkait al-Quran, para santri PPTQ al-Imam Ashim baik kampus I dan II dibekali dengan pengetahuan tafsir dan hadis melalui pengajian rutin kitab Tafsir Jalalain, kitab tafsir masyhur karya Jalaluddin al-Mahalli pada tahun 1459, dan kemudian dilanjutkan oleh muridnya Jalaluddin as-Suyuthi pada tahun 1505. Demikian pula kitab Hadis Riyadh al-Shalihin karya Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawy.

Pengajian dilaksanakan setiap malam kamis selepas shalat Maghrib dan diikuti oleh seluruh santri PPTQ al-Imam Ashim masing di kampus I dan II. Untuk pengajian kitab Tafsir dipandu oleh Dr. Zakir Husain, LC, MA, peraih gelar Doktor Summa Cum Laude di Universitas al-Azhar bidang studi al-Quran hanya dengan dua setengah tahun. Sedangkan kitab hadis dipandu oleh KH. Syamsuri Jufri, MA.

Metode pengajian Kitab tafsir dan Hadis ini, yaitu Wetonan atau dikenal dengan istilah Mengaji Tudang. Metode ini umumnya digunakan oleh kiyai sepuh dan pesantren NU sejak lama.

 

Supervisi MTS dan MA PPTQ al-Imam Ashim

Supervisi Kementerian Agama Kota Makassar atas MTS dan MA pondok pesantren Tahfidz al-Quran al-Imam Ashim, Senin, 6 Agustus 2019.

Tujuan supervisi ini adalah membantu guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran yang dicanangkan bagi murid-muridnya. Selain itu supervisi diselenggarakan dengan maksud untuk memonitor kegiatan proses belajar mengajar di sekolah.

Pelatihan Tilawah PPTQ al-Imam Ashim

Pondok pesantren Tahfizh al-Quran (PPTQ) al-Imam Ashim kampus II melaksanakan kegiatan extra, yaitu kegiatan yang terkait dengan Qiraat al-Quran di luar pendidikan formal Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah, yaitu pelatihan tilawah al-Quran setiap selasa sore.

Tilawah al-Quran yang dimaksud, yaitu membaca al-Quran dengan langgam, irama dan nada tertentu seperti yang umum diperlombakan pada kegiatan musabaqah al-Quran. Karena tidak semua anak meski mahir membaca al-Quran namun belum tentu bisa dengan tilawah.

Pelatihan tilawah al-Quran tersebut dilaksanakan di masjid PPTQ al-Imam Ashim kampus II Makassar setiap hari selasa selepas shalat Ashar berjamaah dan diikuti oleh seluruh santri untuk semua tingkatan.


Tak tanggung-tanggung pihak PPTQ al-Imam Ashim mendatngkan pelatih yang merupakan juara Internasional dan sepuh Qari Nasional, ustad H. Hasan Basri. Pernah juara Internasional tahun 1982, pelatih ini juga kerap menjadi dewan hakim Nasional pada musabaqah maupun seleksi tilawah al-Quran tingkat Nasional.

Penghargaan PPTQ al-Imam Ashim Terhadap Santri Berprestasi

Sebagai wujud penghargaan dan motivasi terhadap santri Pondok Pesantren tahfizh al-Quran al-Imam Ashim memberikan penghargaan terhadap santri berprestasi, baik berprestasi dalam bidang akademik, maupun prestasi juara pada lomba Hifzhil Quran tingkat Provinsi maupun Tingkat Nasional

Penghargaan Pondok Pesantren tahfizh al-Quran al-Imam Ashim, resmi dimulai dan diberlakukan terhadap santri baru dan santri lama tahun Akademik 2019/2020.

Adapun bentuk penghargaan Pondok Pesantren tahfizh al-Quran al-Imam Ashim yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Bagi santri yang sudah Hafizh al-Quran 15 Juz mutqin, akan mendapatkan discount infaq bulanan santri (IBS) sebesar 50%
  2. Bagi santri yang sudah Hafizh al-Quran 20 Juz mutqin akan mendapatkan discount infaq bulanan santri (IBS) sebesar 75%
  3. Bagi santri yang sudah Hafizh al-Quran 30 Juz mutqin dan lulus akan mendapatkan discount infaq bulanan santri (IBS) sebesar 100%

Hafizh al-Quran yang mutqin adalah hapalan kuat melekat dan benar. Predikat hafalan yang mutqin memerlukan usaha yang intensif (berkelanjutan), tak cukup hanya sekedar hafal dari juz pertama sampai juz akhir saja. Selain itu, predikat mutqin adalah hapalan yang dihadapkan langsung ke pimpinan Pondok Pesantren tahfizh al-Quran al-Imam Ashim

Adapun penghargaan terhadap santri Pondok Pesantren tahfizh al-Quran al-Imam Ashim juara 1 dan 2 MTQ, STQ, MHQ tingkat provinsi, berupa discount uang pangkal infaq pembangunan discount 50% dan infaq bulanan Santri (IBS) discount 25%

Terbatas! PPTQ al-Imam Ashim Hanya Menerima 100 Santri Baru

Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) al-Imam Ashim telah membuka pendaftaran santri Gelombang pertama, Senin (18/2/2019). Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Uts. H. Jayadi Amir mengungkapkan bahwa gelombang pertama telah dibuka. “Mulai tanggal 16 Februari sampai tanggal 20 April Gelombang pertama penerimaan santri telah kami buka.” Ungkapnya.

“Pengumuman Hasil Tesnya sesuai jadwal tanggal 28 April, sedangkan gelombang kedua akan dibuka lagi nantinya di bulan Mei.” tambahnya. Pondok pesantren yang berlokasi di jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Utara tersebut menerima santri Tsanawiyah dan santri Aliyah. “Kami harapkan kepada santri yang berminat masuk pesantren agar menyegerakan mendaftar karena tahun ini kami hanya menerima 100 santri.” Ungkitnya.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa keterbatasan tersebut karena pembangunan asrama. “Kami saat ini hanya menerima santri. Hanya satu kelas untuk tingkatan Aliyah dan dua kelas untuk tingkatan Tsanawayiah.” jelasnya. Dipaparkan pula bahwa santriwati belum dapat diterima tahun ini karena pembangunan asrama untuk santriwati belum selesai. “Semoga tahun depan santriwati pun dapat melanjutkan sekolahnya di sini”. Ujarnya.

Dengan visi pesantren yang mencetak hamalatul Qur’an lafzhan wa ma’nan wa ‘amalan (mencetak para pemikul Kemuliaan al-Quran baik secara lafadz, makna dan pengamalan) H. Jayadi berharap santri yang mendaftar dapat dengan giat memaksimalkan potensinya untuk kemuliaan al-Quran